Kamis, 20 Februari 2014

Mengatasi Keputihan Setelah Melahirkan

 Sebelum kita membahas mengenai bagaimana cara mengatasi keputihan, maka kita perlu tahu terlebih dahulu mengenai Apa itu Keputihan?



Menurut dr. Sugi Suhandi, spesialis Kebidanan dan Penyakit Kandungan RS Mitra Kemayoran Jakarta, keputihan (flour albus) adalah cairan yang berlebihan yang keluar dari vagina. Keputihan bisa bersifat fisiologis (dalam keadaan normal) namun bisa juga bersifat patologis (karena penyakit). Dan keputihan tidak mengenal batasan usia. Berapa pun usia seorang wanita, bisa terkena keputihan.
Keputihan fisiologis biasanya terjadi pada masa subur, juga sebelum dan sesudah menstruasi. “Kadang saat itu ada lendir yang berlebihan, itu normal. Dan biasanya tidak gatal dan tidak berbau,” jelas dr. Sugi. Sedangkan kalau keputihan patologis , adalah keputihan yang terjadi karena infeksi pada vagina, adanya benda asing dalam vagina atau karena keganasan. Infeksi bisa sebagai akibat dari bakteri, jamur atau protozoa. Ciri-ciri keputihan patologis , warnanya tidak seperti lendir. “Keputihan patologis biasanya, warnanya seperti kepala susu, atau hijau kekuning-kuningan, atau bahkan bercampur darah, kalau keputihannya sudah menjadi penyakit,” ujar dr. Sugi. Ketika keputihan sudah menjadi penyakit, wanita yang menderita keputihan patologis ini akan merasa gatal pada daerah vagina, dan lendir yang keluar berbau, sehingga menimbulkan rasa yang tidak nyaman.


Banyak wanita yang menganggap enteng keputihan. Jika keputihan tersebut hanya bersifat fisiologis (normal, non patologis) memang tidak berbahaya, namun, jika bersifat patologis harus segera diobati, karena lama kelamaan dapat menyebabkan kesulitan untuk mempunyai anak.

Maka keputihan itu sebaiknya diobati sejak dini, begitu timbul gejala. Karena keputihan kalau sudah kronis dan berlangsung lama akan lebih susah diobati. Selain itu kalau keputihan yang dibiarkan bisa merembet ke rongga rahim kemudian kesaluran indung telur dan sampai ke indung telur dan akhirnya ke dalam rongga panggul. Tidak jarang wanita yang menderita keputihan yang kronis (bertahun-tahun) bisa menjadi mandul bahkan bisa berakibat kematian. “Berakibat kematian karena bisa mengakibatkan terjadinya kehamilan di luar kandungan. Kehamilan di luar kandungan, terjadi pendarahan, mengakibatkan kematian pada ibu-ibu,” tegas dr. Sugi. Selain itu yang harus diwaspadai, keputihan adalah gejala awal dari kanker mulut rahim. Jadi jangan sampai terlambat untuk tahu apa yang menjadi penyebab keputihan. Yang pasti jangan anggap remeh keputihan. Supaya kamu tidak menyesal di belakang hari nanti, karena akibat yang ditimbulkan oleh penyakit keputihan ini.

Yang Perlu di perhatikan mengenai keputihan ini adalah:
  • Cara membilas vagina yang benar, setelah habis buang air besar atau sehabis buang air kecil, sebaiknya membilas vagina dari arah depan ke belakang ke arah anus.
  • Keputihan fisiologis (normal), ciri-cirinya, lendirnya seperti lendir bening, Tidak gatal dan tidak berbau.
  • Keputihan patologis (karena penyakit), ciri-cirinya, warna lendirnya tidak bening lagi tetapi putih seperti kepala susu, bisa kuning kehijauan atau kecoklatan, bahkan bisa kemerahan karena adanya darah. Biasanya disertai rasa gatal, dan ada bau yang menyertainya.
Penyebab Keputihan Patologis (Karena Penyakit):
  • Infeksi yang di akibatkan oleh bakteri, jamur, atau protozoa
  • Keganasan kanker leher rahim
  • Benda asing didalam vagina ( misalnya : kondom yang tertinggal)
Cara mencegah keputihan:
  • Menjaga kebersihan daerah vagina
  • Membilas vagina dengan cara yang benar
  • Jangan suka tukar-tukaran celana dalam menggunakan celana dalam bersama dengan teman wanita lainnya
  • Jangan menggunakan handuk bersamaan ( suka tukar-tukaran handuk )
  • Lebih berhati – hati dalam menggunakan sarana toilet umum
  • Jalani Pola hidup sehat, cukup tidur, olah raga teratur, makan makanan dengan gizi yang seimbang
  • Hindari gonta ganti pasangan dalam berhubungan
  • Bagi wanita yang sudah melakukan hubungan suami isteri, setiap tahun harus melakukan papsmear untuk mendeteksi perangai sel-sel yang ada di mulut dan leher rahim. (Sumber : RS Mitra Kemayoran Jakarta)
Selain itu, untuk pencegahan keputihan yang lebih efektif kami rekomendasikan menggunakan obat-obatan herbal dengan ramuan madura seperti Tongkat Nikmat yang telah banyak digunakan diberbagai belahan dunia. Tongkat Nikmat yang kami sediakan ada berbagai macam variannya, ada Tongkat Nikmat Biru, Tongkat Nikmat Hijau dan Tongkat Nikmat Super.



 

 Tongkat Nikmat ini cara penggunaannya cukup mudah sekali. Anda cukup memasukkannya ke dalam lubang vagina anda sampai 5 cm, kemudian tunggu hingga 5 menit. Setelah itu tarik kembali dan jangan diulangi kembali karena Tongkat Nikmat ini fungsinya bukan untuk bermarturbasi. Tongkat Nikmat ini fungsinya untuk membunuh sel-sel kuman berbahaya yang bersembunyi di dalam vagina anda dan juga untuk merapatkan kembali vagina anda yang sudah agak melonggar.

Apabila anda penasaran dan ingin mencobanya, maka jangan malu-malu dan ragu-ragu untuk segera menghubungi saya di nomor 081289234544 (WA) atau Pin BB74E3A421

Atasi segera masalah keputihan anda, dan segera jaga keharmonisasian anda dengan suami di ranjang. Jangan sampai masalah seperti ini dapat menimbulkan masalah bagi anda di kemudian hari.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar